Tag Archives: alumni

Dana Ikatan Alumni Passus

Oke, buat alumni Passus atau simpatisan Passus yang belum tahu mengenai kesempatan untuk ikut serta mengembangkan Passus, berikut informasi yang bisa dicermati.

2014-03-11-16-10-17

Bisa juga menghubungi saya di 082151339795

Advertisements

Buku untuk Passus

Bahkan sewaktu mengambil cuti pun, tetap aja kerepotan. Repot kali ini tentang Passus, tentang hal yang belum sempat dikerjakan ketika masih menjadi ketua (perintis) ikatan alumni. Hanya karena alasan “tidak suka membiarkan sesuatu ‘berakhir’ tanpa diakhiri” tulisan ini dibuat.

Dulu ada rencana untuk membuat perpustakaan di Passus karena Passus seharusnya tidak hanya dibekali oleh kemampuan lapangan tetapi juga dengan pengetahuan yang luas. Pengetahuan itu macam-macam, yang utama bagi Passus sepertinya tentang cinta tanah air (sejarah, kepahlawanan, kondisi bangsa, dsb), pendidikan militer dan pengembangan diri. Cara mencari pengetahuan pun bermacam-macam, cara yang paling “mudah” adalah dengan membaca buku.

Passus sebagai organisasi dan sebagai satu kesatuan anggota harus berubah (menyesuaikan diri) dengan tantangan yang ada. Oleh karena itu, perubahan harus dilakukan dari sekarang. Dengan adanya perpustakaan, diharapkan ada perubahan dan perubahan itu bergulir dari sesuatu yang reaktif (dalam hal ini Senior memegang peranan penting) menjadi gaya hidup (dalam hal ini semua elemen Passus memegang peranan penting). Perpustakaan menjadi perubahan yang dilakukan pertama, selain evaluasi kegiatan rutin, karena buku dipercaya dapat mendorong setiap anggota Passus untuk berpikir mengenai suatu perubahan.

Jika kita cermati, perubahan memang harus dilakukan mestipun ada keterbatasan, karena perubahan memang diperlukan untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Ada beberapa alasan untuk berubah, saya tidak menemukan siapa pencetus teori ini, yaitu

  • Organisasi / perusahaan yang sudah “berdarah-darah”. Perubahan adalah satu-satunya pilihan atau dipaksa berubah (reaktif).
  • Organisasi / perusahaan yang saat ini dalam kondisi baik, tetapi melihat adanya ancaman di masa depan. Perubahan merupakan pilihan (proaktif).
  • Organisasi / perusahaan yang saat ini sedang memimpin dan tidak ada tanda-tanda ancaman di masa depan. Perubahan merupakan budaya (gaya hidup).

Rencana awal, buku yang akan diserahkan ke Passus berasal dari alumni-alumni, tetapi dalam pelaksanaanya rencana itu gagal. Walaupun tidak semua alumni tahu bahwa ada gerakan membuat perpustakaan -saya sendiri tidak yakin semua alumni mendukung gerakan ini-, buku tetap terkumpul dan cukup untuk inisiasi perpustakaan Passus. Sayang sekali daftar buku yang disumbangkan hilang dan saya hanya bisa mengingat sebagian dari sekitar 22 buku yang disumbangkan. Buku-buku itu antara lain:

  1. Minggir: Waktunya Gerakan Muda Memimpin
  2. Jejak-Jejak Pahlawan
  3. Demi Allah dan Demi Indonesia
  4. Bumi Hangus
  5. Praktik Culas Bisnis Gaya Orda Baru
  6. Manusia dan Olahraga
  7. 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia
  8. Angkasa Edisi Koleksi No. LI : The Great History of Cavalry
  9. Angkasa Edisi Koleksi No. LV: Alutsista dalam Negeri
  10. Angkasa Edisi Koleksi No. LVII : The Forgotten War 1950-1953
  11. Angkasa Edisi Koleksi No. VIII: Special Forces
  12. Angkasa Edisi Koleksi No. XII: Kapal Induk
  13. Angkasa Edisi Koleksi No. XLIX: Perang Asia Timur Raya
  14. Angkasa Edisi Koleksi No. XV: Artileri
  15. Angkasa Edisi Koleksi No. XXXIX: Guerra De Las Malvinas
  16. Angkasa Edisi Koleksi No. XXXVII: Kudeta
  17. Angkasa Edisi Koleksi No. XXXXX: Perang Asia Timur Raya 2

Saat penyerahan buku hanya ada Senior sehingga saya hanya mendapatkan reaksi Senior, itupun melalui ekspresi dan ucapan saat membuka-buka buku, bukan berupa testimoni atau surat resmi. Komandan yang saat itu menjabat juga tidak hadir karena ada rapat. Reaksi Junior saya tidak tahu. Jika boleh menarik simpulan sepihak, buku-buku itu diterima dengan baik, tetapi “waktu” dibutuhkan untuk memastikan apakah buku-buku itu bermanfaat.

Tentu saja seharusnya buku-buku itu tidak selesai ketika diserahkan, harus ada program pengembangan yang dikelola oleh Senior yaitu bagaimana mengontrol sistem peminjaman dan perawatannya, bagaimana pendataan buka apa yang dipinjam dan siapa yang pinjam agar dapat diperkirakan buku jenis apa yang akan disediakan berikutnya dan bagaimana mendorong anggota Passus untuk membaca. Lebih mendasar dari itu adalah bagaimana membuat anggota Passus untuk menuangkan pikiran yang muncul setelah membaca.

Kegiatan Membaca seharusnya diikuti dengan menuangkan isi pikiran yang muncul setelah membaca.
-Doddey Sanjaya

Membaca melahirkan pikiran-pikiran acak di kepala yang mungkin saja berupa gagasan yang acak pula. Gagasan itu harus dirangkum, dirapikan kemudian dianalisis sehingga gagasan yang baru sesuai permasalahan/tantangan yang dihadapi pembaca dapat lahir. Gagasan ini kemudian diejawantahkan menjadi rencana taktis.

Saya pribadi berharap Passus memberikan respon atau testimoni atas rencana perpustakaan ini sekaligus membuka komunikasi yang selama ini dirasakan sulit untuk dibina. “Gelombang pertama” perpustakaan Passus sudah dimulai, semoga ada gelombang berikutnya dengan dukungan yang lebih banyak dan besar daripada gelombang pertama ini.


Start Small Aim Big

Keluarga besar Passus SMA Negeri 1 Pekalongan berencana mengadakan reuni akbar pada tanggal 3 September 2011 di SMA Negeri 1 Pekalongan, jalan R. A. Kartini 39 Pekalongan. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat di sini. Ini pertama kalinya Passus mengadakan reuni, semoga acaranya berjalan dengan lancar dan tujuan acara tercapai.

Ya… Tujuan acara. Acara ini tidak boleh berjalan tanpa tujuan yang jelas, terlalu banyak yang dikorbankan jika acara ini berlangsung hanya sebatas acara “sing penting kumpul”. Di sini saya akan menjelaskan wujud sederhana dari tujuan acara supaya mudah diingat, tema. Tema reuni ini adalah “Start Small Aim Big”. Apa penjelasannya? Mari disimak bersama.

Sebenarnya ingin sekali menggunakan tema yang berbahasa Indonesia, tetapi ide segar tidak kunjung muncul. Tidak ada salahnya juga menggunakan tema yang berbahasa Inggris. Ada 4 kata yang cukup umum untuk diketahui yaitu start, small, aim, dan big. Tema ini mirip (atau sama?) dengan salah satu arti lambang Passus yaitu segitiga sama kaki dengan dua buah sudut yang sama besar terletak di atas yang artinya adalah Passus dimulai dari suatu titik di bawah yang kemudian semakin besar ke atas. Dimulai dari yang kecil menargetkan yang besar, itulah harapan reuni ini.

Kata Start dalam bahasa Indonesia adalah permulaan atau mulai atau berangkat. Nah, acara reuni inilah “start” itu. Tidak boleh hanya berdiam diri menghadapi tantangan zaman yang terus berjalan dengan cepat. Ada harapan yang harus diwujudkan, langkah awal mengapainya sudah diambil.

Kata berikutnya adalah Small, sebuah kata sifat. Dalam bahasa Indonesia, kata ini berarti kecil atau sederhana. Tentu saja arti remeh-temeh dan tidak penting bukan arti yang diharapkan. Kecil atau sederhana di sini diartikan sebagai suatu kondisi yang tidak menuntut. Yang ada, itulah yang dimanfaatkan sebaik mungkin. Walaupun kecil atau sederhana, acara seperti ini butuh pengorbanan, jika segala hal hanya menerima pengorbanan yang besar, bisa-bisa sampai penghujung usia tidak ada satupun hal penting dan bermanfaat yang dapat menjadi “start“.

Kata sifat itu relatif, tidak mutlak. Karena merasa pengorbanannya kecil, lalu mengurungkan niat untuk berkontribusi dalam pelaksanaan reuni atau berkontribusi bagi almamater, bukan yang seperti ini yang diharapkan. Bisa saja kecil bagi seseorang tetapi sangat besar bagi orang yang lain. Ini salah satu perwujudan tema yang diharapkan, berkontribusilah sekecil apapun. Acara ini akan sukses bila alumni dan anggota Passus, siapapun itu, memberikan pengorbanan yang kecil itu, sekedar membantu menyebarkan informasi, memberikan dukungan dana, tenaga atau pikiran, hadir saat acara berlangsung atau hal-hal kecil lainnya. Hal kecil itu sangat berarti besar bagi keterselenggaraan reuni ini dan ketercapaian tujuan reuni ini.

Kata Aim berarti try to achieve something. Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi membidik atau mencoba mencapai.  Secara sederhana, tema ini ingin menunjukan bahwa ada arah, ada sesuatu yang dikejar, bukan sekedar acara reuni yang menfaatkan kebetulan semata, kebetulan ini dan kebetulan itu. Tetapi ada suatu perencanaan yang jelas mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai target acara reuni. Itulah yang penting setelah segala sesuatu dimulai.

Apa yang dibidik? Tentulah ini yang menjadi pertanyaan setelah “aim”. Yang dibidik adalah, seperti arti kata big itu sediri, sesuatu yang besar atau hebat, cita-cita. Apa cita-cita tersebut? Apapun itu yang merupakan cita-cita Passus dan tentu saja cita-cita para alumni untuk bangsa, lingkungan sekitar dan almamaternya. Sebenarnya kata big atau besar dapat pula diartikan sebagai dewasa. Ini yang menjadi penting, karena seberapapun banyaknya anggota atau alumni Passus, tidak dapat dijadikan sebagai parameter kedewasaan bila kesadaran akan tanggung jawab (intelektualitas, mental dan hal-hal yang lain yang telah digapai) tidak terwujud dalam tindakan.

Ya… Demikian arti yang dikandung dalam tema Reuni Akbar Passus SMA Negeri 1 Pekalongan tahun 2011, “Start Small Aim Big”. Semoga reuni ini dapat menjadi langkah kecil untuk mencapai sesuatu yang besar.


Outbound Passus 2010

Outbound Passus 2010 adalah acara yang diselenggarakan oleh Alumni Passus untuk Anggota Passus Senior (Angkatan XVII) dan Junior (Angkatan XVIII). Kegiatan ini direncanakan dilakukan di SMA Negeri 1 Pekalongan pada tanggal 27-28 Desember 2010. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempererat hubungan antara junior dan senior sehingga Passus dapat meningkatkan prestasinya. Selain itu, acara ini juga dapat mendekatkan Passus dengan Alumninya.

Kegiatan outbound ini merupakan kegiatan kedua setelah outbound pertama yang sukses diselenggarakan pada tanggal 29 Desember 2009. Banyak manfaat yang diperoleh dari acara ini, seperti terlihat dari komentar peserta outbound sebelumnya. Oleh karena itu, diharapkan peserta dan alumni yang ikut serta dalam tahun ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya.

Tidak ada salahnya apabila muncul pikiran bahwa mengikuti kegiatan ini dapat digunakan sebagai pengisi liburan, tidak ada yang dirugikan “nothing to lose”. Akan tetapi, sebaiknya kita berpikir bahwa banyak yang hal yang dapat kita peroleh dari mengikuti acara ini, “much to gain”. Selain dapat menunjukan kepedulian kita terhadap almamater, banyak manfaat yang tak dapat diukur yang akan kita peroleh dari kegiatan ini.

Oleh karena itu, bagi alumni yang ingin berpartisipasi baik sebagai panitia pelaksana maupun panitia pendukung atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Doddey S. (Passus XII, 085642535888). Kumpul untuk mendiskusikan rencana dan pelaksanaan kegiatan akan diberitahukan menyusul.

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dilakukan dalam outbound tahun 2009,

Peserta outbound berfoto bersama sebelum kegitatan

Salah satu permainan outbound, moving marbles

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memecahkan masalah yang diberikan

Penjelasan maksud dan tujuan setiap permainan sehingga manfaat yang diperoleh menjadi optimal

Penyerahan kenang-kenangan kepada peserta outbound

Peserta bersama panitia ber-check sound ria

Beberapa panita outbound 2009 (yang lain udah keburu pulang, hehe… ^^)

Berikut ini adalah beberapa komentar peserta mengenai kegiatan outbound secara umum,
  • Alumni Passus emang keren!! IKA Passusbra peduli banget…
  • Lebih asyik dan lebih nyantai lagi… masih ngrasa unsur formal…
  • Alumni lebih banyak lagi donk, jadi rame…
  • Acaranya asyik, tapi akan lebih asyik lagi kalau ada flying fox…Ngundang DS juga okee….
  • Sangat membangun kekompakan, tanggung jawab, dan kepercayaan
  • Diadain tiap tahun donk….
  • Kegiatan ini sangat bagus, kita jadi lebih dekat dan kenal dengan senior dan alumni.
  • Luar biasa…. Memberikan pembelajaran yang tidak didapat di sekolah formil seperti kekeluargaan, dll.

Acara ini tidak mungkin berjalan tanpa dukungan dari semua pihak, baik doa, tenaga, dipikiran, dan pendanaan. Oleh karena itu, mari kita semua saling bahu-membahu mewujudkan sesuatu yang direncanakan untuk kebaikan bersama.


Menanti Web Passus

Gambar-gambar di atas direncanakan akan digunakan di web Passus SMA Negeri 1 Pekalongan. Ya… Sayang sekali desain web yang akhirnya dipilih tidak menyediakan tempat untuk gambar tersebut. Entahlah gambar di atas termasuk kategori jelek, cukup, atau bagus. Yang jelas, gambar tersebut di atas dibuat dengan niat dan cita-cita yang besar. Terima kasih kepada Vincent, Gagah, Aaq, dan Prat. 😀

Bicara mengenai alasan pembuatan web ini, sebenarnya belum ada jaminan bahwa Passus benar-benar membutuhkan web. Akan tetapi, berdasarkan kondisi sekarang dan prediksi masa depan, Passus membutuhkan web untuk meningkatkan kualitas organisasi dan untuk menghimpun alumni maupun anggotanya. Bukankah mempersiapkan masa depan merupakan sesuatu yang baik.

Untuk sementara hanya itu saja yang dapat dibagikan. Semoga penjelasan mengenai alasan pembuatan web dapat segera dijelaskan agar program ini mendapat respon yang lebih positif dan segera terwujudkan.