Mendendam

Hari ini adalah hari ketika dendam mulai membatu….
Dendam yang disimpan, lalu turun ke hati, mengeras sebagai batu….
-Soe Hok Gie-

Ah, mengerasnya di hati, bahaya! Bisa terkena Hepatitis lagi, haha… Tentu saja aku tahu, mendendam itu dilarang agama, tetapi untuk kali ini aku ingin mendendam. Jika sampai mati dendam ini belum hilang, biarlah kehidupan di alam sana yang menjawab nasibku.

Begitulah… Ingin kusampaikan salam benciku malam ini untuk nona-yang-tidak-pernah-(merasa)-salah.

Advertisements

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

2 responses to “Mendendam

  • soer_jakh

    tak usah lah kau mendendam,
    mungkin itu pula yang menjadi tembok penghalang kesuksesan mu,
    s’bab dalam injil pun tertulis ‘biarlah amarah (dendam,dengki,dll..) tercurah hanya di tempat tidurmu,dan ketika matahari terbenam,maka lenyaplah sudah dan kembali sukacitamu…”

    • Dode

      Ya… Dendam kali ini tidak ada kaitannya langsung dengan kesuksesan kok, entah kalau tidak langsung… Bisa saja Tuhan marah lalu menutup semua pintu berkah-Nya. Ya… Sepertinya hari ini sudah tidak dendam (lagi) tapi batu itu masih ada sebagai peringatan, bahwa 7×70 kali mungkin saja tidak terlaksana. Sip.. Makasi dukungannya, semoga cepat hilang dendam ini… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: