Bersiap Menjadi Senior (DOS V)

Oleh Lisa Noor Setyaningrum (Angkatan XVIII)

Tujuan kami adalah alun-alun. Alun-alun? Apakah akan olahraga lagi? Jawabanya BUKAN.
Di sana kami langsung menuju ke penjual bubur ayam dan nasi uduk

Diklat Orientasi Senior V (DOS V) bagi kami, angkatan XVIII adalah akhir penderitaan dan awal perjuangan layaknya kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia. Akhir penderitaan selama setahun, yang sangat berharga, memberikan banyak pelajaran  dan tak mungkin dilupakan, yaitu saat menjadi Junior. Awal perjuangan, perjuangan satu tahun ke depan sebagai Senior, perjuangan untuk tetap mempertahankan Passus.

Awalnya kami mengira bahwa ini adalah kegiatan semacam Wantap. Berbagai kecemasan melintas di kepala. Akan tetapi ketika terpampang senyum dari Senior, kecemasan itu sirna seketika. Senyum yang selama satu tahun kami rindukan, kini akhirnya bisa kami lihat. Sebagian besar dari kami mengikuti kegiatan DOS V ini, tetapi seperti biasa angkatan XVIII tidak pernah lengkap. Ada saja halangan bagi kami untuk lengkap.

Kami dibagi menjadi lima kelompok dengan yel-yel dan filosofi masing-masing, yaitu kelompok Edelweis, Anggrek, Mawar, Melati dan Bougenvile. Walaupun kami terbagi dalam 5 kelompok, kami tetap satu yaitu Angkatan XVIII,😀. Setiap kegiatan diwarnai dengan senyum dan tawa.

Mulai dari sesi materi, permainan indoor, pentas seni, nonton film, olahraga, ataupun permainan outdoor. Materi-materi disampaikan secara menarik dan jelas, kadang diiringi dengan pertanyaan yang hadiahnya adalah jajan. Tentu saja materi-materi tersebut sangatlah bermanfaat bagi kami untuk menjadi senior. Untuk menghilangkan rasa jenuh, kadang disisipkan permainan yang sangat mengasikkan. Ini bukan permaian biasa, dalam setiap game dapat diambil pelajaran-pelajaran yang juga bermanfaat.

Malam hari diselenggarakan pentas seni. Semua kelompok menampilkan atraksinya masing masing, baik itu menyanyi sambil menari, drama dan baca puisi. Di akhir acara seluruh laki-laki angkatan XVIII tampil layaknya boyband tetapi dengan lagu-lagu yang bernuansa Islami. Selesai pentas seni semuanya menuju ke ruang multimedia.

Salah satu kelompok menampilkan atraksi

Makan malam dilakukan di lapangan sambil menjalin keakraban

Kami bingung dan bertanya-tanya, “sudah malam begini ada acara apa lagi?”. Ternyata kami akan menonton film. Film yang kami tonton adalah Merah Putih. Kami menonton film ini dengan seksama walaupun sedikit rasa kantuk merayap di mata (ada beberapa dari kami yang tertidur loh, :D). Film Merah Putih ini sangat menarik dan seru, juga tak kalah pentingnya film ini menceritakan perjuangan Bangsa Indonesia. Setelah film selesai kami pun segera tidur.

Pagi tiba, kamipun bangun, mandi, lalu bergegas ke lapangan. Pertama kami pemanasan, kemudian mulailah kami melangkahkan kaki untuk jogging. Tujuan kami adalah alun-alun. Alun-alun? Apakah akan olahraga lagi? Jawabanya BUKAN. Di sana kami langsung menuju ke penjual bubur ayam dan nasi uduk. Untuk apa lagi kalau bukan makan. Lalu kami makan bersama-sama. Seusai makan, sebelum kembali ke sekolah ada sebuah permainan dari Senior, yaitu sepanjang jalan pulang kami harus meminta tanda tangan kepada siapa saja yang berpapasan dengan kami. Tanpa malu-malu kami melaksanakan game itu untuk mendapatkan tanda tangan yang banyak. Betul-betul pengalaman yang menarik.

Sesampainya di sekolah kami disambut dengan permainan kecil. Setelah permainan tersebut, ada permainan lagi yang lebih menarik. Permaian yang pertama adalah mengambil bola melewati rintangan. Permainan kedua yaitu memindahkan pensil dengan bibir, permainan ini lucu karena kami harus manyun-manyun. Permainan yang terakhir adalah memecahkan kantong plastik berisi air. Wah, ini berarti kami harus berbasah-basahan. Permainan demi permainan telah kami mainkan, tentu saja ini sangat melelahkan, tetapi rasa lelah tersebut tertutup oleh rasa senang dan semangat kita.

Senior sedang mempersiapkan permainan

Peserta DOS sedang mendengarkan instruksi permainan

Permainan memindahkan pensil menambah keakraban

Permainan juga dapat digunakan sebagai sarana berlatih

Setelah serangkaian permainan tersebut, kami beristirahat sejenak. Kami mengganti pakaian olahraga kami dengan seragam osis. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang diakhiri dengan materi debat. Ini kali pertamanya bagi kami untuk berdebat. Debat pun dimulai, sangat seru dan menarik. Kelompok mawar muncul sebagai pemenang, selamat kepada kelompok Mawar!

Acara puncak dari DOS V ini adalah pencarian badge PASSUS. Badge yang merupakan lambang sebagai Senior Passsus. Pada pencarian pertama, hanya tiga dari kami yang menemukannya. Pencarian kedua, bertambah menjadi lima. Dalam pencarian ketiga di mana kami diberikan kelonggaran waktu, sebagian besar dari kami sudah menemukannya dan hanya dua saja  yang belum menemukan. Pada kesempatan yang terakhir, hanya satu yang belum menemukan badge tersebut, masih tersisa satu badge lagi.  Untuk melengkapi badge kami, Senior memberikan sebuah petunjuk.

Tetapi ini bukan petunjuk tunggal untuk menemukan satu badge yang tersisa. Ternyata petunjuk itu mengarahkan kami pada petunjuk-petunjuk selanjutnya. Dalam memecahkan petunjuk demi petunjuk, berbagai perdebatan dan halangan kami hadapi. Hingga akhirnya kami diarahkan ke markas Passus oleh sebuah petunjuk. Didalam markas, sudah ada seragam kebesaran, topi PASSUS, dan bendera diatas meja. Tetapi markas terkunci. Ternyata masih ada satu petunjuk yang mengarahkan kami untuk mendapatkan kunci markas. Akhirnya kunci tersebut kami dapatkan dari tangan ketua panitia DOS V.

Betapa puasnya kami ketika kami telah berhasil membuka markas dan menemukan apa yang kami cari, yaitu sebuah badge untuk melengkapi seluruh badge kami. Akhir dari perjuangan kami untuk menjadi senior ditandai dengan motivasi dari Komandan kita, Handhika Azhar. Kini, kami telah menjadi Senior, bukan lagi Junior. Kini, kami menjadi ujung tombak Passus. Kini, perjuangan yang sesungguhnya telah dimulai. Dukung kami agar kami dapat menjadi Seinor yang baik.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

2 responses to “Bersiap Menjadi Senior (DOS V)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: