Pembawa Damai

Ada dua jenis pembawa damai. Sebelum menjelaskan kedua jenis pembawa damai tersebut, perlu dicatat bahwa tidak semua orang pasti tergabung dengan salah satunya. Ada saja orang yang keberadaannya tidak berdampak, baik membawa datang atau pergi kedamaian, bagi lingkungan sekitar. Tidak berdampak yang dimaksudkan di sini adalah dampak yang dirasakan tidak membuat lingkungan sekitar sadar ada perubahan “tingkat” kedamaian di sana. Berikut kedua jenis pembawa damai,

1. Kedamaian datang saat ia datang

Orang yang termasuk ke dalam jenis ini sangat ditunggu-tunggu kedatangannya. Bila ada sekelompok orang yang sedang dalam masalah, kemudian pembawa damai jenis ini datang, semua orang akan bersorak. Ada kelegaan yang dirasakan walaupun masalah belum selesai. Semua orang percaya bahwa akan ada petunjuk atau solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi. Setidaknya kehadirannya telah mendatangkan angin surga bagi jiwa yang direlung masalah.

2. Kedamaian datang saat ia pergi

Kehadiran pembawa damai jenis ini tidak pernah terbesit di setiap pikiran orang dalam sebuah kelompok yang sedang dalam masalah. Setiap orang dalam kelompok tersebut akan mikirkan permasalahan dan solusiĀ masing-masing. Ketika ia datang, barulah semua orang akan berpikir sama, “Ah, kenapa harus dia yang datang?”. Bersamaan dengan kedatangannya, kedamaian yang tersisa pergi. Setiap detik setelah ia datang, yang berarti tidak (mungkin) ada damai, serasa seperti duri dalam daging dan membuat orang kesal dengan alasannya masing-masing. Sekelompok orang yang sedang dalam masalah itu akan kembali sehati ketika ia pergi dengan berpikir, “Akhirnya pergi juga”. Setelah ia pergi, damai datang.

Ya itulah dua jenis pembawa damai, pertanyaan yang menarik setelah mengetahui informasi tersebut adalah “Saya masuk jenis yang mana ya?”. Bila Anda termasuk jenis yang pertama, bersyukurlah, kehadiran Anda dapat disebut sebagai kedamaian itu sendiri. Bagi yang termasuk dalam jenis kedua, marilah kita pikirkan langkah-langkah apa yang harus dilakukan agar dapat keluar dari jenis ini. Ada saran langkah apa yang harus dilakukan?

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: