Keprofesian HMS ITB 2011/2012

Saya bukan Badan Pengurus (BP) HMS ataupun mantan BP, saya hanya warga biasa. Sebagai anggota bisa, saya hanya perlu mengikuti perintah atas atau bersikap acuh seperti anggota biasa lainnya. Walaupun status saya hanya seperti itu,  Entah kenapa, HMS selalu jadi “mimpi buruk” bagi saya. Entah di bagian mana yang membuat mimpi itu disebut buruk.

BP HMS terdiri dari beberapa departemen, departemen yang paling menarik perhatian saya adalah Departemen Keprofesian. Padahal departemen ini tidak termasuk tiga teratas departemen yang dielu-elukan oleh HMS, menurut saya, yaitu Departemen Kaderisasi, BSO Sibades dan Departemen Kesejahteraan Anggota. Bagi saya kondisi Departemen Keprofesian ibarat telur di ujung tanduk. Bersyukur sekali, sang “telur” sadar diri dan bergerak menjauh dari ujung tanduk walaupun masih di atas tanduk. Perumpaan lainnya, Departemen Keprofesian ibarat bongkahan batu berlian. Tidak perlu dielu-elukan, hanya perlu digosok setiap saat sampai akhirnya berlian itu muncul. Siapa yang tidak akan berdecak kagum melihat kilauan berlian?

Waktu berputar dan BP pun berganti, termasuk visi dan misinya. Oke… Sedikit mengenai visi dan misi. Visi yaitu cara pandang jauh ke depan ke mana suatu organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif, dan inovatif. Visi merupakan gambaran masa depan yang menantang yang diinginkan suatu organisasi. Sedangkan misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh suatu organisasi sebagai penjabaran dari visi yang telah ditetapkan.

Kali ini, Visi dan Misi Departemen Keprofesian 2011/2012 adalah sebagai berikut:

Visi

Keprofesian HMS yang Progresif

Misi

  • Meningkatkan potensi ketekniksipilan anggota
  • Membuat karya nyata yang berguna bagi masyarakat
  • Membina anggota HMS untuk berprestasi
  • Meningkatkan partisipasi anggota HMS dalam kegiatan keprofesian

Sumber : Booklet Departemen Keprofesian HMS ITB 2011

Itu visi dan misi Departemen Keprofesian yang baru. Sebagai anggota biasa, saya cuma bisa berharap bahwa visi dan misi itu dapat dijalankan dengan baik serta membantu jika disuruh. Jika disuruh saja karena budaya organisasi di HMS tidak memberikan ruang gerak bagi mereka yang bukan BP untuk ikut bergerak. Pendapat saya yang terakhir ini dapat dijadikan bahan debat dan diskusi, silakan saja.

Satu hal lagi yang menarik tentang Departemen Keprofesian, sekarang ada slogan yang dikenalkan. Selama ini tidak ada departemen yang menggunakan slogan. Hanya BSO Cremona dengan “Civil Engineering Magazine” atau HMS ITB dengan “Untuk HMS yang lebih baik” ditambah kutipan mars HMS ITB, “Dengan semangat ayo maju terus, hidup HMS ITB”. Semoga slogan ini dapat merangkum seluruh visi dan misi serta menggambar seluruh kegiatan keprofesian yang digunakan terus menurus, tidak hanya dalam BP sekarang.

Oke… Slogan Departemen Keprofesian HMS ITB adalah “We Gather, We Think, We Act“. Saya pikir Departemen Keprofesian perlu membuat ulasan yang lengkap mengenai arti slogan ini dan segera mempublikasikan “semangat” keprofesian HMS ke seluruh anggota HMS. Seluruh anggota HMS, tidak pakai kata kecuali.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: