Kalau Kunci Patah

Salah satu hal yang biasanya digunakan untuk menggambarkan peristiwa kecil tetapi memiliki dampak yang besar, menghancurkan segalanya termasuk mood dan aktivitas hari itu adalah kunci yang patah. Kunci tentu saja dirancang untuk tidak mudah patah, tetapi bukan berarti tidak mungkin patah. Jika sudah patah, motor tidak bisa digunakan, masuk rumah sendiri pun tidak mungkin.

Dalam menghadapi tantangan dalam hidup ini, seperti yang sering diungkapkan oleh motivator, kita harus menemukkan kunci sukses menghadapi tantangan itu. Sesuatu yang dapat membuat tantangan itu tidak diam, tidak pernah selesai atau tujuan yang dicita-citakan tercapai. Misalnya kunci sukses dalam membasmi serangga semut yang sering berlalu-lalang adalah menemukan letak sarangnya lalu semprotkan obat anti serangga atau membersihkan “makanan” yang dicari oleh semut-semut itu. Dalam segala hal pasti ada kunci sukses. Lalu bagaimana jika kunci sukses itu tidak ketemu atau patah?

Carilah kunci cadangan. Walaupun kunci dibuat secara unik, sesuatu yang terkunci hanya dapat dibuka oleh kunci yang dirancang khusus untuknya, dewasa ini kunci selalu memiliki duplikat. Ya… Buatlah duplikat kunci sebelum kunci patah.

Panggillah ahli kunci. Ahli kunci dapat membuka sesuatu yang terkunci hanya dengan batang besi yang kecil, suatu keahlian yang luar bisa tetapi berbahaya jika disalahgunakan. Ahli kunci tentu saja dapat membuatkan Anda sebuah kunci baru. Pilihlah ahli kunci yang dapat dipercaya agar sesuatu penting itu, karena dinilai perlu dikunci, tetap menjadi miliki Anda.

Bongkar dan ganti secara keseluruhan. Langkah ini cepat dan aman, tetapi dalam beberapa kasus langkah ini bukanlah suatu langkah yang baik karena dengan membongkar dan menganti berarti ada sesuatu yang rusak. Sesuatu yang baru dengan fungsi yang sama, tetapi ada “kehilangan” yang pernah dialami.

Semoga saja Anda tidak pernah mengalami kejadian kunci patah, apalagi jika Anda sedang dalam situasi yang genting.

Ya… Walaupun sekarang sudah tertutup, aku yakin suatu saat nanti, aku dapat menemukan kunci cadangan dan kembali membukanya. Jika kunci cadangan tidak kunjung kutemukan, untuk kasus ini, aku tidak akan memanggil ahli kunci, akulah yang akan menjadi ahli itu. Bongkar dan ganti secara keseluruhan tidak akan pernah aku lakukan, karena aku yakin, sebelum kunciku patah ada dia yang telah menemukan kunci yang kucari. Biarlah dia yang membukanya, yang penting bagiku sesuatu yang terkunci itu terbuka.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

4 responses to “Kalau Kunci Patah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: