Siap! Kiri-Kiri, Senior!

Sebuah tulisan oleh, Yudha Sukma Perdana, Angkatan IX.

Kalau masalah cerita, aku punya cerita lucu semasa menjadi anggota Passus dulu, tepatnya waktu Wantap. Mungkin dari tiap angkatan pasti punya cerita lucu waktu Wantap. Ceritanya begini…

Pada malam hari pertama Wantap, setelah semua kegiatan selesai, senior berkata “Ya sudah, setelah ini istirahat, semua langsung tidur buat persiapan kegiatan besok pagi”. Langsung saja aku, dan mungkin semua temen-temen yang lain memiliki pikiran ini, “akhirnya dapat istirahat setelah melalui hari yang melelahkan. Mulai dari long march, dilanjutkan dengan kegiatan PBB malam yang melelahkan”. Aku pun  tidur untuk persiapan kegiatan besok pagi.

Ah, ternyata dibalik kata senior-senior itu tersirat makna lain. Ketika junior sedang tertidur dengan lelap, para senior mempunyai rencana kegiatan lain, yaitu kegiatan stealing. Tengah malam, ketika sedang merasakan nikmat tidur, kami, para junior dibangunkan secara paksa oleh senior.

“Bangun, bangun! Segera kumpul. Pakaian lengkap!”, begitu perintah senior waktu itu, kalau aku tidak salah ingat. Segeralah kami bangun dengan tergesa-gesa dan tergopoh-gopoh, dengan situasi yang serba gelap, tidur tidak karuan, ditambah rasa ngantuk yang masih ada, kami langsung berkumpul sesegera mungkin di tengah lapangan.

Sampai di lapangan, senior langsung mengecek dan mengapel kami. Dengan nada galak, senior mengecek kelengkapan pakaian juniornya. Situasi itu sedikit gelap, aku mendengar suara senior mengecek kelengkapan juniornya. Aneh, memang aneh. Ada yang tidak pakai baju Passus, cuma pakai kaos dalam, ada yang tidak pakai sabuk, ada yang tidak pakai topi. Aku mendengar sesuatu dan agak lucu sampai aku ingat terus ketika sampingku, aku ingat suara itu suara Faisol Farid, ditanya senior, “kamu kenapa? Jalanmu kok susah kenapa?”. Dia jawab “Siap, sepatu saya kanan semua!”. Aku dengar sebagian senior ada yang tertawa. Senior yang lain lagi bertanya ke junior yang lain, “hey, ada yang sepatunya ketuker ga?”. Para junior hanya bisa diam, dan pertanyaan itu diulangi lagi, “ada yang ketuker sepatunya gak?!”. Kami semua tetap diam.

Aku sebenarnya ingin sekali ketawa tapi tidak berani. Kemudian ada senior yang membawa senter, mengecek satu persatu sepatu kami. Tepat saat senior itu menyenteri sebelah Faisol Farid, sang senior bertanya ke junior tersebut, “kamu pake sepatu apa?!”. Junior itu, dari suaranya aku kenal, dia adalah Ari Sriutomo, menjawab “Siap! kiri-kiri”. Serentak semua senior yang ada tertawa, para junior juga tidak kuat lagi menahan ketawa, langsung serentak semua yang di sana tertawa. Senior itu lalu bilang, “kok bisa yang satunya pake sepatu kanan-kanan (Faisol), yang satunya kiri-kiri, barisnya sebelahan. Gak mau ngaku lagi”.

Setelah kejadian itu, baik senior maupun junior tidak dapat menahan tawa. Tetapi itu tidak berlangsung lama, kegiatan setelah stealing tetap terus dilanjutkan, tetapi itu merupakan salah satu kejadian yang membuat aku tidak bisa melupakan Wantap, tentunya dengan banyak kejadian lucu lainnya.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

2 responses to “Siap! Kiri-Kiri, Senior!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: