HMS, Himpunan yang Belajar

Sering sekali anggota HMS mendengar kata belajar atau pembelajaran. Saya yakin semua anggota HMS ITB yang pernah mendengar kata tersebut. Lalu saya bertanya-tanya, seberapa banyak anggota HMS yang mengerti arti kata tersebut, belajar atau pembelajaran, seberapa sering anggota HMS belajar atau melakukan pembelajaran.

Bermain Tebak-tebakan

Menjawab pertanyaan pertama, saya yakin anggota HMS mengerti dengan baik apa arti belajar. IP bagus, selalu mengumpulkan tugas, dan lain sebagainya.

Lho, tapi itu kan belajar buat akademik, bukan sebagai anggota HMS.

Dengan status sebagai anggota HMS, saya rasa cuma sedikit yang benar-benar tahu apa arti belajar.

Menjawab pertanyaan kedua, saya yakin tidak ada jawaban yang pasti. Karena HMS ITB tidak pernah memberikan definisi yang sama mengenai kata belajar atau pembelajaran. Bagi orang yang memiliki kemampuan berorganisasi tinggi, mungkin ada pembelajaran, tetapi bagaimana dengan mereka yang tidak punya. Bisa saja, mereka tidak tahu mereka sedang belajar. Walaupun ada pembelajaran, buat apa atau sejauh apa pembelajaran yang dilakukan secara tidak sadar itu bermanfaat.

Definisi Pembelajaran

Mengutip Robbins dan Judge dalam buku Perilaku Organisasi,

Apakah pembelajaran (learning) itu? Definisi seorang psikolog jauh lebih luas dibandingkan pandangan orang awam bahwa “pembelajaran adalah apa yang kita lakukan ketika sekolah”. Faktanya, masing-masing dari kita tidak berhenti “pergi ke sekolah”. Pembelajaran terjadi setiap waktu. Oleh karena itu, definisi pembelajaran yang secara umum dapat diterima adalah setiap perubahan perilaku yang relatif permanen, terjadi sebagai hasil dari pengalaman.

Dengan perkataan lain, kita dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran telah terjadi ketika seorang individu berperilaku, bereaksi, dan merespon sebagai hasil dari pengalaman dengan satu cara yang berbeda dari caranya berperilaku sebelumnya.

Robbins dan Judge menyebutkan beberapa komponen penting dalam definisi tersebut yang perlu dijelaskan. Komponen tersebut antara lain,

  1. Pembelajaran melibatkan perubahan.
    Dari sudut pandang organisasi, perubahan dapat berarti baik atau buruk. Individu dapat mempelajari perilaku yang tidak menguntungkan – berprasangka atau melalaikan tanggung jawab – dan juga perilaku yang menguntungkan.
  2. Perubahan itu haruslah mendarah daging.
    Perubahan tersebut haruslah mendarah daging. Perubahan sementara mungkin hanya bersifat refleksi atau hasil dari kepenatan (atau ledakan energi yang tiba-tiba) dan dengan demikian tidak dapat mewakili pembelajaran.
  3. Beberapa bentuk pengalaman diperlukan untuk pembelajaran.
    Pengalamam bisa didapat secara langsung melalui pengalaman atau latihan, atau bisa didapatkan secara tidak langsung, seperti melalui membaca.

Mengenai cakupan definisi, dari pengamatan saya, HMS memiliki cakupan definisi yang lebih luas dari orang awam tetapi tidak seluas definisi dari psikolog. Definisi pembelajaran sudah tidak pernah dielu-elukan lagi di HMS. Jika pun ada, itu hanya di forum -forum tertentu yang pesertanya hanya sebagaian kecil dari anggota HMS dan ruang lingkupnya tidak menyeluruh.

Lha? Lalu ada definisi pembelajaran menurut HMS?

Aduh, lupa, tidak pernah tahu tepatnya. Ada yang dapat memberi tahu apa definisi pembelajaran menurut HMS?

Hanya Satu dari Tiga

Jika menggunakan definisi yang disebutkan di atas, maka sepertinya HMS hanya memenuhi satu dari tiga poin penting, yaitu adanya pengalaman untuk pembelajaran. Dua poin yang lain sepertinya belum dirasakan oleh HMS. Lalu apakah HMS dapat disebut sebagai himpunan yang belajar?

Eitsss… Hati-hati kalo bicara, HMS semakin lama udah semakin maju lo… Liat ada di bidang kaderisasi, keprofesian, cremona sudah ada kemajuan….

Ya, tidak dapat dipungkiri bahwa HMS telah mengalami kemajuan di berbagai bidang. Akan tetapi, hati kecil tetap saja belum puas sampai pertanyaan ini terjawab, apakah kemajuan itu semata-mata hanya karena BP berganti? apakah perubahan itu mendarah daging? Mengapa kebanggaan menjadi anggota HMS masih belum bisa pulih sepenuhnya? Siapa yang dapat menjawab dengan tindakan maka jawablah.

Pembelajaran Seluruh Anggota HMS

Yang diperoleh dari pembelajaran ada suatu perubahan sikap. Pembelajaran itu untuk seluruh anggota HMS tidak terkecuali. Apakah masih ada anggota yang tidak pernah mengalami pengalaman sekretariat yang kurang kondusif untuk kegiatan organisasi, MA yang jarang memenuhi kuorum, barang inventaris yang selalu rusak, tidak ada salam sapa sesama anggota selain di sekretariat, tidak ada teguran bagi anggota yang mencontek saat ujian, dan lain sebagainya sehingga tidak pernah ada perubahan perilaku mengenai hal tersebut di atas?

Tentu saja setiap anggota HMS pernah mengalami itu, lalu adakah pembelajaran di sana untuk menuju ke keadaan yang diinginkan, atau keadaan seperti itu yang diinginkan sehingga tidak perlu adanya perubahan yang mendarah daging. Jangan-jangan pembelajaran di HMS prematur, hanya untuk kalangan tertentu dan hanya untuk urusan tertentu?

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

One response to “HMS, Himpunan yang Belajar

  • shinta

    eeeeaaaaa………….
    perilaku organisasinya Robin cuy….hahahaha…………
    good…good….tidak sia2 belinya sampe smrg..hehehe……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: