Tidak Mudah untuk Menjadi Taat

Mengulas yang dapat saya pahami mengenai khotbah di GKI Maulana Yusuf pada hari Minggu, 13 Maret 2011 dengan
tema : Taat dalam Persekutuan dengan Kristus,
pembicara : Pdt. Roy Alexander Surjanegara,
ayat bacaan : Matius 4:1-11.

Menurut KBBI, taat berarti senantiasa tunduk; Patuh. Definisi ini dibenarkan oleh pandangan umum, misalnya seorang anak disebut taat kepada orang tua apabila anak itu selalu menuruti perintah orang tua. Bila orang tua berkata tidur, maka anak yang taat akan tidur. Itu pandangan umum yang membenarkan definisi dari KBBI.

Yang menjadi pertanyaan adalah kepada siapa kita harus taat? bukankah taat juga berarti ta(m)at? Misalnya ketika pemimpin organsasi tertentu memberi anggotanya perintah untuk bunuh diri, anggota yang taat akan mati. Mati sia-sia tentunya bila perintah yang ditaati adalah perintah yang tidak berlandaskan suatu kebenaran. Taat seperti inilah yang sering menimbulkan sejumlah tindakan-tindakan yang kurang terpuji, taat yang “buta”.

Ada tiga macam ketaatan antara lain,

  1. Mekanistik (menjadi kebiasaan),
    misalnya, saat berlalu lintas, sikat gigi setiap hari. Ketaatan seperti ini sudah menjadi kebiasaan. Bila melihat lampu merah, setiap pengguna jalan berhenti. Itu berarti mereka taat, taat karena sudah biasa seperti itu.
  2. Indoktrinasi,
    misalnya, cuci otak, hipnotis. Ketaatan seperti ini karena tidak sadarkan diri, tidak mengerti benar apa yang diperbuat.
  3. Oportunistik (tergantung keuntungan),
    misalnya rajin belajar untuk dapat hadiah dari orang tua. Ketaatan seperti ini akan berakhir bila tidak ada keuntungan yang dapat diperoleh.

Kok dari ketiga ketaatan yang ada seperti jelek semua ya?

Dari ketiga macam ketaatan tersebut, sepertinya tidak dapat dilihat ketaatan mana yang lebih baik dari ketaatan yang lainnya. Yang menjadi poin penting adalah bagaimana ketaatan itu dimaknai.

Dari kisah yang ditulis dalam Matius tersebut, Yesus dicobai iblis tetapi Yesus tetap taat kepada Allah. Pada cobaan yang pertama, Yesus mampu membedakan antara “mengubah batu menjadi roti” dan “menuruti perintah iblis untuk mengubah batu menjadi roti”. Hal ini yang diperlukan untuk menjadi taat. Kita tidak hanya taat karena sebuah perintah, tapi harus tahu apa sebenarnya arti perintah itu.

Cobaan yang kedua, Yesus diperintah untuk menjatuhkan diri agar datang pertolongan dari Allah, sesuai dengan janji Allah. Pada cobaan ini terdapat manipulasi pikiran karena iblis pun menggunakan firman Tuhan sebagai jebakan. Yesus lolos cari cobaan ini karena yakin bahwa malaikat akan datang melayani Dia ketika Yesus tidak menuruti godaan iblis, bukan ketika Yesus mencobai Allah, seperti yang biasa dilakukan “anak manja”.

Mentalitas “anak manja” bukanlah bentuk sebuah ketaatan yang diharapkan. Misalnya, seorang anak yang menagih janji kepada orang tuanya, “Katanya kalau nilai ulangan dapat bagus, saya mau dibelikan mainan. Saya sudah belajar sampai dapat nilai bagus lho”.

Cobaan yang ketiga, Yesus dihadapkan dalam pilihan ambisi yang mengiurkan yaitu tetap taat pada pelayanan di dunia atau menikmati kenikmatan dunia hanya dengan sudut di hadapan iblis. Yesus tetap taat dan mengusir iblis. Ketaatan terkadang merupakan jalan yang panjang dan berat.

Ketaatan bukanlah hanya suatu tindakan tetap menjalankan perintah dalam keadaan apapun, tetapi juga tindakan untuk berpikir apa makna perintah/perbuatan itu, tidak mengharapkan sesuatu dari ketaatan itu, dan tetap bertahan walaupun ada keuntungan-keuntungan lain yang lebih mengiurkan.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: