Kemunculan Roronoa Zoro

Bab ini menceritakan pertemuan pertama Luffy dengan Zoro. Pertemuaan ini disengaja oleh Luffy karena Luffy sedang mencari orang yang cukup kuat untuk diajak berpetualang bersama. Saat itu, Zoro sedang menjalani hukuman, diikat pada tiang dan tidak diberi makan selama 9 hari.

Tak Takut

Coby menyarankan Luffy untuk tidak membebaskan Zoro karena Zoro akan menipu Luffy kemudian Luffy dan Coby akan dibunuh. Dengan santai, Luffy menjawab bahwa Zoro tidak dapat membunuhnya karena dia kuat. Ciri khas Luffy adalah kalau bicara seakan-akan tidak dipikirkan terlebih dahulu.

Beneran gak dipikir?

Entahlah. Yang pasti adalah kedalaman pemikiran seseorang tapi dilihat dari kemampuannya mempertahankan pendapat atau pandangannya. Tentu sana pemikiran tersebut dapat bertahan bukan karena sifat selalu-menang-sendiri atau kekerasan, melainkan karena alasan yang terkandung dalam pemikiran tersebut belum terbantahkan.

Karena belum ada kesempatan bagi Luffy bahwa dia benar-benar kuat, untuk sementara kita percaya dengan perkataan Luffy. Jangan menuduh seseorang berbohong ketika orang itu belum diberi kesempatan untuk membuktikan pernyataannya. Lalu yang penting dalam percakapan tersebut adalah ketidakpedulian Luffy atas saran Coby, bahaya penipuan yang mungkin dilakukan oleh Zoro. Menurut pengamatan saya, Luffy tidak mengindahkan saran Coby karena Luffy yakin bahwa kalau pun tertipu, tidak mendapatkan yang dijanjikan, Luffy tidak akan kehilangan sesuatu karena tipuan tersebut.

Singkatnya, Zoro menawarkan hadiah uang imbalan untuk penangkapan seorang buronan apabila Zoro dibebaskan. Coby menyarankan untuk tidak menerima tawaran tersebut karena bisa saja itu tipuan tetapi Luffy tidak takut tertipu karena dampak tipuan itu tidak mungkin terjadi, yaitu pembunuhan Luffy dan Coby. Dampak tipuan tersebut tidak mungkin terjadi karena Luffy percaya dia kuat dan mampu melawan Zoro. Luffy tidak takut tertipu bukan karena dia percaya kepada Zoro tetapi karena dia yakin mampu mengatasi dampak tipuan tersebut.

Dalam menjalani hidup ini kita tidak perlu takut akan tipuan-tipuan yang mungkin muncul. Hadapi saja, kalau dampak tipuan tersebut dapat kita atasi, kenapa harus takut. Persiapkan dirimu!

Inilah Zoro!

Sepenggal kisah ini dimulai ketika seorang gadis kecil mencoba untuk memberi makan Zoro. Dengan keras Zoro menolak kebaikan gadis kecil itu dan Zoro mengusirnya.

Jahat banget sih! udah untung ada yang kasih makan.

Ah, malang sekali nasib gadis kecil itu. Ia ketahuan pengawas. Dengan segera pengawas mendekat dan merebut makanan tersebut. Dicobalah makanan buatan gadis kecil itu dan ternyata rasanya manis, padahal tipe makanan itu adalah asin. Dibuanglah makanan itu dan diinjak-injak. Gadis kecil itu menangis dan dipaksa keluar dari lapangan tempat Zoro terikat.

Setelah pengawas pergi, Luffy masuk untuk berbincang-bincang dengan Zoro. Perbincangan selesai. Ketika Luffy hendak meninggalkan tempat tersebut, Zoro memanggil Luffy dan memintanya untuk mengambil makanan yang dibawa oleh gadis kecil tersebut. Karena Zoro memaksa, Luffy bersedia. Tiba-tiba suasana menjadi berbeda. Zoro yang dikenal karena kejam, tiba-tiba menangis.

Menurut saya, Zoro menolak kebaikan gadis kecil itu dan mengusirnya karena Zoro khawatir bahwa gadis kecil itu akan dituduh telah menolong seorang penjahat dan akhirnya ikut terkena hukuman sebagai seorang penjahat.

Satu sisi lain dari Zoro ternyata Zoro bisa menangis karena kebaikan seorang gadis kecil. Suatu kepribadian Zoro yang jarang ditunjukkannya, mengucapkan terima kasih atas pertolongan orang lain sambil menangis. Zoro merupakan seorang yang tidak suka tergantung pada orang lain sehingga jarang sekali ada kesempatan untuk menolongnya. Setiap masalahnya selalu dia selesaikan sendiri. Wow… Dalam ke-aku-annya, ternyata Zoro masih punya sisi lembut.

Berterimakasihlah ketika Anda merasa terbantu.

Menangislah bila perlu menangis.

Referensi:

  • One Piece, Chapter 3 – Pirate Hunter Zoro Enters karya Eiichiro Oda

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

One response to “Kemunculan Roronoa Zoro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: