Limit Menuju Minus Tak Hingga

Seseorang yang berarti buat aku berkata,

Kenapa berdiri di tempat yang kamu tidak ingin berdiri?
Cobalah berdiri sejajar dengan kami🙂

ah, sekali lagi ku bilang kau salah mengerti.

Tidakkah kau tahu kalau aku tidak ingin berdiri di mana pun, matipun aku rela. Orang mati tidak butuh berdiri.

Berkali-kali kujelaskan, bukan tidak pernah kau mencoba mengerti, kau seperti tidak ingin mendengarkan.

Tidak ingin mendengarkan karena tak pernah kau menungguku sampai semua yang ingin kukatakan terkatakan.

Pernyataan yang bertolak belakang selalu mengiringi penjelasanku.

Kalau memang begitu tak perlulah kau tanyakan kenapa aku bersedih.

 

Kau pernah membanggakan zero mind concept-mu itu, kukatakan mana zero mind concept-mu.

Jawabmu

Aku tahu sekarang bedanya zero mind concept kita apa. Kalau persamaan, aku limit menuju tak hingga, kamu limit menuju minus tak hingga. Sama-sama zero tapi beda.

Sekali lagi kubilang, mana zero mind concept-mu.

About Dode

Seorang mahasiswa Teknik Sipil yang sering disebut-sebut kurang kerjaan sampai mengerjakan hal-hal yang tidak perlu dikerjakan. View all posts by Dode

2 responses to “Limit Menuju Minus Tak Hingga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: